Selasa, 03 Mei 2016

Pertemuan Kelima Mengajar di TK Islam Assalamah

Kegiatan BIMBEL di TK Islam Assalamah dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building 
Bersama Teach For Indonesia dan Binus University




Kelas : LB 21
Dosen : Rana Patriana
Waktu : Kamis,01 – 04– 2016
Pukul : 9.00- 11.00 WIB
Lokasi : Jl. WR Supratman No.7, Cemp. Putih, Ciputat Tim., Tangerang Selatan, Banten

Tim yang hadir : Semua Hadir
Ketua              : Rivaldi Denaputra
Anggota : 
1.    Hendra
2.    Imam Saputra
3.    Nikita Valentina
4.    Rivaldi Denaputra
5.    Tamara Claudia
6.    Yohanes Julianto
Tim yang tidak hadir : -





Kiri : Hendra,Rivaldi,Tamara,Nikita,Yohanes,Imam 
2. Bagian Isi
a. Pertemuan kelima merupakan pertemuan terakhir kelompok kami dengan anak - anak TK tersebut,cukup sedih karna akan berpisah dengan anak - anak dan guru guru di TK Islam Assalamah tersebut.Di pertemuan kelima ini kami membagikan anak - anak sebuah permen kepada siapa yang bisa menjwab pertanyaan dari kami ( games ) kecil - kecilan . 
b. .  Persiapan kelompok kita ini yaitu kita menyiapkan materi untuk murid - murid tersebut belajar mewarnai , kami menyiapkan gambar - gambar yang sudah jadi untuk diwarnai . Setelah itu kelompok kami mengadakan games kecil yaitu siapa murid yang berani maju ke depan untuk menyanyi kita akan memberikan murid tersebut hadiah . 


c.Metode pembelajaran yang kita terapkan yaitu
Metode latihan adalah suatu teknik mengajar yang mendorong siswa untuk melaksanakan  kegiatan  latihan  agar  memiliki  ketangkasan  atau keterampilan yang lebih tinggi dari apa yang dipelajari. 

a.  Kelebihan metode latihan
1)  Untuk memperoleh kecakapan motoris.
2)  Untuk memperoleh kecakapan mental
3)  Untuk memperoleh kecakapan dalam bentuk asosiasi yang dibuat.
4)  Pembentukan kebiasaan serta menambah ketepatan dan kecepatan pelaksanaan.
5)  Pemanfaatan kebiasaan yang tidak membutuhkan konsentrasi.
6)  Pembentukan kebiasaaan yang lebih otomatis.

b. Kelemahan metode latihan.
1)  Menghambat bakat dan inisiatif siswa.
2)  Menimbulkan penyesuaian secara statis kepada lingkungan.
3)  Monoton, mudah membosankan.
4)  Membentuk kebiasaan yang kaku.
5)  Dapat menimbulkan verbalisme.

            D .. Menurut ibu pembimbing , kinerja pengajaran yang kelompok kami lakukan terhadap anak – anak   cukup bagus
Berikut kami tampilkan PeniLaian evaluasi


3. Bagian Penutup
a.Hasil kegiatan anak – anak merasa sedih karna harus berpisah dengan kami 
b.  Anak-anak di PAUD ini sudah diajari disiplin karena sebelum dan sesudah pelajaran mereka selalu membaca doa bersama dan saat pelajaran dimulai mereka duduk dengan tertib dan mengerjakan soal yang kami berikan dengan tenang dan tidak ada yang bermain-main atau berisik saat pelajaran dimulai.

c. perbaikan yang akan kami lakukan selanjutnya adalah kami harus sabar kepada anak - anak yang susah untuk diajak berinteraksi karna anak tersebut takut dengan orang luar 
d. Murid di TK assalamah berjumlah 18 orang .



Pertemuan Keempat Mengajar di TK Islam Assalamah

Kegiatan BIMBEL di TK Islam Assalamah dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building 
Bersama Teach For Indonesia dan Binus University






Kelas : LB 21
Dosen : Rana Patriana
Waktu : Selasa,29 – 03 – 2016
Pukul : 9.00- 11.00 WIB
Lokasi : Jl. WR Supratman No.7, Cemp. Putih, Ciputat Tim., Tangerang Selatan, Banten

Tim yang hadir : Semua Hadir
Ketua              : Rivaldi Denaputra
Anggota : 
1.    Hendra
2.    Imam Saputra
3.    Nikita Valentina
4.    Rivaldi Denaputra
5.    Tamara Claudia
6.    Yohanes Julianto
Tim yang tidak hadir : -









Kiri : Rivaldi,Yohanes,Hendra,Tamara,Nikita,Imam

2. Bagian isi

a. Pertemuan keempat yaitu hari Selasa 29 Maret 2016. Kelompok kami mengajarkan murid – murid tk tersebut untuk olahraga,materi ini pun tentunya dapat membuat murid – murid di TK tersebut sehat karena sudah ditanamkan pendidikan olahrga dari usia dini,setelah olahraga kami menemani murid – murid tersebut untuk makan – makanan bekal lalu sehabis itu mereka pulang .

b, Persiapan kelompok kami kali ini adalah mengajar olahraga untuk murid - murid setelah                     itu diselangi istirahat dan lalu berdoa untuk pulang .

c. Metode pembelajaran yang kita terapkan yaitu Metode Demonstrasi  suatu cara mengajar dengan mempertunjukan suatu benda atau cara kerja sesuatu. Benda itu berupa benda sebenarnya atau suatu model. Hal-hal lain yang dapat dipertunjukan adalah cara menggunakan alat atau serangkaian percobaan yang terakhir ini dilakukan bila alat-alat yang digunakan itu jumlahnya tidak memadai atau percobaan itu mengandung hal-hal yang berbahaya atau ada alat yang mudah pecah. Dalam metode ini antara lain dapat dikembangkan kemampuan siswa untuk mengamati, menggolongkan, menarik kesimpulan, menerapkan konsep, prinsip atau prosedur dan mengkomunikasikannya kepada siswa-siswa lain. Demonstrasi dapat dilakukan oleh guru atau siswa yang sudah dilatih sebalumnya.

Keuntungan/ Kelebihan Metode Demontrasi
Berikut ini Keuntungan/ Kelebihan Metode Demontrasi
1)   Perhatian siswa lebih terpusat pada pelajaran yang sedang diberikan.
2)   Kesalahan yang terjadi bila dipelajaran ini diceramahkan dapat diatasi melalui pengamatan dan contoh kongkret.
3)   Kesan yang diterima siswa lebih mendalam dan tinggal lebih lama.
4)   Siswa dapat berpartisipasi aktif dan memperoleh pengalaman langsung serta dapat mengembangkan kecakapannya.
5)   Menghindari verbalisme. 
6)   Siswa lebih mudah memahami apa yang dipelajari. 
7)   Proses pengajaran lebih menarik.
8)   Siswa dirangsang untuk aktif mengamati, menyesuaikan antara     teori dengan kenyataan dan mencoba melakukannya sendiri.

Kelemahan Metode Demonstrasi
Berikut ini Kelemahan Metode Demonstrasi
1)   Alat yang terlalu kecil atau penempatan yang kurang tepat menyebabkan demontrasi tidak dapat dilihat oleh siswa.
2)   Guru harus menjalankan kelangsungan demonstrasi dengan bahasa clan suara yang dapat ditangkap oleh siswa.
3)   Bila waktu sempit, demontrasi akan berjalan terputus-putus atau dijalankan tergesa-gesa sehingga hasilnya tidak memuaskan.
4)   Bila siswa tidak diikutsertakan, proses demonstrasi akan kurang dipahami. (M. Subana dan Sunarti, 2008:112)
5)   Memerlukan keterampilan guru secara khusus. 
6)   Membutuhkan fasilitas yang memadai (barang atau alat yang akan didemontrasikan). 
7)   Membutuhkan waktu yang lama. 



d. Menurut ibu pembimbing , kinerja pengajaran yang kelompok kami lakukan terhadap anak – anak   cukup bagus
Berikut kami tampilkan PeniLaian evaluasi



3. Bagian Penutup
a.Hasil kegiatan anak – anak dapat belajar bagaimana pentingnya olahraga dari usia dini 
b. Setelah selesai makan tidak lupa ibu ibu guru terbiasa untuk menyuruh mereka berdoa sebelum pulang
c. perbaikan yang akan kami lakukan selanjutnya adalah kami harus terbiasa dengan situasi dimana ada anak - anak yang sulit untuk diatur terutama di kelas KB 1.
d. Murid di TK assalamah berjumlah 18 orang .



Minggu, 01 Mei 2016

Pertemuan Ketiga Mengajar di TK Islam Asslamah

Kegiatan BIMBEL di TK Islam Assalamah dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building 
Bersama Teach For Indonesia dan Binus University







Kelas : LB 21
Dosen : Rana Patriana
Waktu : Kamis  , 24 – 03 – 2016
Pukul : 9.00- 11.00 WIB
Lokasi : Jl. WR Supratman No.7, Cemp. Putih, Ciputat Tim., Tangerang Selatan, Banten

Tim yang hadir : Semua Hadir
Ketua              : Rivaldi Denaputra
Anggota : 
1.    Hendra
2.    Imam Saputra
3.    Nikita Valentina
4.    Rivaldi Denaputra
5.    Tamara Claudia
6.    Yohanes Julianto
Tim yang tidak hadir : -







2. Bagian isi
a . Pada pertemuan ketiga yaitu hari Kamis 24 Maret 2016,kami mengajarkan murid – murid di TK ini membaca sebuah cerita,dan juga berhitung seperti operasi penjumlahan dan pengurangan.

b. Persiapan kelompok kami kami membuat soal di selembar kertas lalu meng fotocopy soal tersebut untuk dibagikan ke anak - anak sehingga mereka mengerjakannya. Setelah belajar berhitung guru di TK tersebut menyuruh beberapa murid di TK untuk belajar membaca sebuah buku cerita . 
c. Metode pembelajaran yang kita terapkan yaitu Metode  Diskusi  adalah metode pembelajaran berbentuk tukar menukar informasi, pendapat dan unsur-unsur pengalaman secara teratur dengan maksud untuk mendapat pengertian yang sama, lebih jelas dan lebih teliti tentang sesuatu atau untuk mempersiapkan dan merampungkan keputusan bersama. Oleh karena itu diskusi bukanlah debat, karena debat adalah perang mulut orang beradu argumentasi, beradu paham dan kemampuan persuasi untuk memenangkan pahamnya sendiri. Dalam diskusi tiap orang diharapkan memberikan sumbangan sehingga seluruh kelompok kembali dengan paham yang dibina bersama.
a. Kelebihan metode diskusi
1)  Merangsang  kreatifitas  anak  didik  dalam  bentuk  ide,  gagasan,    prakarsa dan terobosan baru dalam pemecahan masalah.
2)  Mengembangkan sikap saling menghargai pendapat orang lain.
3)  Memperluas wawasan.
4)  Membina  untuk  terbiasa  musyawarah  dalam  memecahkan  suatu masalah.
b. Kelemahan metode diskusi
1)  Membutuhkan waktu yang panjang.
2)  Tidak dapat dipakai untuk kelompok yang besar.
3)  Peserta mendapat informasi yang terbatas.
4)  Dikuasai  orang-orang  yang  suka  berbicara  atau  ingin menonjolkan diri.

d. Menurut ibu pembimbing , kinerja pengajaran yang kelompok kami lakukan terhadap anak – anak   cukup bagus
Berikut kami lampirkan form evaluasi :



3. Bagian Penutup
a.Hasil kegiatan anak – anak dapat belajar bagaimana berhitung yang benar sekaligus dapat membaca 
b. Anak-anak TK tersebut sangat peduli satu sama lain,karena saat itu ada teman mereka yang terjatuh lalu mereka berlarian kearah kami untuk meminta kami menolong temannya yang terjatuh. Dan mereka juga membantu kami untuk mengobati luka yang ada dikaki temannya tersebut.
c. perbaikan yang akan kami lakukan selanjutnya adalah kami harus beradaptasi terhadap anak - anak , karena mengajar tidaklah mudah . 
d. Murid di TK assalamah berjumlah 18 orang .



Pertemuan Kedua Mengajar di TK Islam Asslamah

Kegiatan BIMBEL di TK Islam Assalamah dalam Penerapan Mata Kuliah Character Building 
Bersama Teach For Indonesia dan Binus University





Kelas : LB 21
Dosen : Rana Patriana
Waktu : Selasa , 22 – 03 – 2016
Pukul : 9.00- 11.00 WIB
Lokasi : Jl. WR Supratman No.7, Cemp. Putih, Ciputat Tim., Tangerang Selatan, Banten

Tim yang hadir : Semua Hadir
Ketua              : Rivaldi Denaputra
Anggota : 
1.    Hendra
2.    Imam Saputra
3.    Nikita Valentina
4.    Rivaldi Denaputra
5.    Tamara Claudia
6.    Yohanes Julianto
Tim yang tidak hadir : -


Kiri : Rivaldi,Yohanes,Hendra,Tamara,Nikita,Imam




2. Bagian isi

a. Pada pertemuan kedua yaitu hari Selasa 22 Maret 2016.Sebelum memulai kegiatan pengajaran kami awali dengan doa dan sedikit game kecil lalu kelompok kami menyiapkan materi yaitu membuat alat – alat komunikasi dari origami , murid – murid di TK tersebut sangat antusias sekali untuk mendengar kami menyampaikan materi tersebut

  b. Persiapan kelompok kb5 ini sudah cukup matang alias sudah siap karna kita briefing terlebih dahulu   dengan guru – guru pengajar di TK Assalamah tersebut . Koordinasi waktu dengan tim sekali mengajar 2 jam sampai anak – anak TK tersebut pulang sekolah .Materi yang kelompok kami siapkan yaitu membuat alat alat komunikasi dari origami . 

c. Metode pembelajaran yang kita terapkan yaitu Metode ceramah adalah penuturan bahan pelajaran secara lisan. Metode ini tidak senantiasa jelek bila penggunaannya betul-betul disiapkan dengan baik, didukung dengan alat dan media, serta memperhatikan batas-batas kemungkinan penggunaannya
          Kelebihan metode ceramah
1)  Guru lebih menguasai kelas.
2)  Mudah mengorganisasikan tempat duduk/kelas.
3)  Dapat diikuti oleh jumlah siswa yang besar.
4)  Mudah mempersiapkan dan melaksanakannya.
5)  Guru mudah menerangkan pelajaran dengan baik.

Kelemahan metode ceramah
1)  Mudah menjadi verbalisme (pengertian kata-kata).
2)  Yang  visual  menjadi  rugi,  yang  auditif  (mendengar)  lebih  biasa menerima.
3)  Membosankan bila selalu digunakan dan terlalu lama.
4)  Sukar menyimpulkan siswa mengerti dan tertarik padaceramahnya.

d. Menurut ibu pembimbing , kinerja pengajaran yang kelompok kami lakukan terhadap anak – anak   cukup bagus
 Berikut kami lampirkan penilaian dari guru di TK Islam Assalamah : 


3. Bagian Penutup
a.Hasil kegiatan anak – anak dapat belajar bagaimana membuat alat alat komunikasi ,menulis,membaca,dan berhitung yang benar
b. kita dapat memberikan rasa sosial kita kepada anak – anak dan sekaligus dapat menjadi mentor yang baik untuk mereka .
c. perbaikan yang akan kami lakukan selanjutnya adalah kami harus lebih lagi mempersiapkan apa yang perlu diajarkan karna kami datang ke tempat tersebut langsung mengajar
d. Murid di TK assalamah berjumlah 18 orang .